EDUKASI KESEHATAN PENTINGNYA PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) BERBASIS AUDIOVISUAL DI PANTI ASUHAN AL-MUKHTARIYAH PALEMBANG

Main Article Content

Andesma Saputra
Dedi Fatrida

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara masyarakat untuk dapat menjaga kualitas kesehatannya. Salah satu indicator PHBS adalah cuci tangan pakai sabun (CTPS). Perilaku CTPS yang baik dapat mencegah kejadian diare dan ISPA yang rentan dialami oleh anak-anak khususnya anak usia sekolah. Sehingga penting untuk mengajarkan anak sejak dini mengenai CTPS yang baik dan benar. Oleh karena itu, tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pemahaman pentingnya edukasi kesehatan perilaku hidup bersih sehat dengan (CTPS) di Panti Asuhan Al-Mukhtariyah Palembang berbasis audiovisual. Metode kegiatan melalui penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang CTPS baik dan benar. Sasaran kegiatan adalah anak-anak Panti Asuhan Al-Mukhtariyah Palembang berjumlah 10 orang. Berdasarkan hasil dapat dilihat pada pretest dan posttest dengan kemampuan mengalami peningkatan setelah diberikan CPTS leafleat dan video. Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan anak Panti Asuhan Al-Mukhtariyah Palembang tentang pentingnya CTPS setelah pendidikan kesehatan. Disarankan untuk program pengabdian masyarakat (PPM) selanjutnya tentang pentingnya CTPS yang sehat, baik dan benar dengan sasaran anak usia sekolah (SD, SMP, SMA) dan usia remaja, serta modifikasi dalam strategi atau metode pendidikan kesehatan untuk anak-anak sangat diperlukan. Kegiatan penyuluhan yang diselingi games, dan simulasi cuci tangan yang disertai musik dalam kegiatan PPM ini agar meningkatkan antusias terutama anak-anak Panti Asuhan Al-Mukhtariyah Palembang.


 


Clean and Healthy Behavior (PHBS) is one way for the community to be able to maintain the quality of their health. One indicator of PHBS is hand washing with soap (CTPS). Good CTPS behavior can prevent the incidence of diarrhea and ISPA that are susceptible to children, especially school-age children. So it is important to teach children early on about CTPS is good and right. Therefore, the aim of the activity is to provide an understanding of the importance of health education on healthy hygiene behavior (CTPS) at the AlMukhtariyah Palembang Orphanage based on audiovisual. The method of activities through counseling and health education about CTPS is good and right. The target activity is the children of Palembang Al-Mukhtariyah Orphanage with 10 people. Results: based on the results can be seen in the pretest and posttest with the ability to increase after given CPTS leafleat and video. The conclusion was an increase in knowledge of the Palembang AlMukhtariyah Orphanage children about the importance of CTPS after health education. Suggestion: It is recommended for further community service programs (PPM) about the importance of healthy, good and correct CTPS targeting school-age children (elementary, junior high, high school) and adolescents, as well as modifications in health education strategies or methods for children. Counseling activities interspersed with games, and handwashing simulation accompanied by music in PPM activities in order to increase enthusiasm, especially the children of Palembang's Al-Mukhtariyah Orphanage.

Article Details

How to Cite
1.
Saputra A, Fatrida D. EDUKASI KESEHATAN PENTINGNYA PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) BERBASIS AUDIOVISUAL DI PANTI ASUHAN AL-MUKHTARIYAH PALEMBANG. khidmah [Internet]. 2020Oct.9 [cited 2024Jun.13];2(2):125-33. Available from: http://khidmah.ikestmp.ac.id/index.php/khidmah/article/view/314
Section
Articles

References

Depkes RI. (2007). Buku Saku Rumah Tangga Sehat dengan PHBS. Pusat Promosi Kesehatan. Jakarta.
Kemenkes RI. (2011). Panduan Pembinaan dan Penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga Melalui Tim Penggerak PKK. Pusat Promosi Kesehatan Kemenkes RI. Jakarta.
Kemenkes RI.(2016). Pedoman akselerasi pembinaan dan pelaksana UKS. Direktorat Kesehatan Keluarga Kemenkes RI. Jakarta.
Kemendikbud RI.(2014). Pedomaan pelaksanaan UKS di sekolah. Direktorat jenderal Pendidikan Dasar Kemenkes RI. Jakarta.
Keputusan Menteri Kesehatan No. 1429 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan sekolah. Kemenkes RI. Jakarta.
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Kemenkes RI. (2015). Ayo Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun. Kemenkes RI. Jakarta.
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia 2014. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Prayogi, A.E. (2017). Pengaruh Media Video Dan Permainan Ular Tangga Dalam Peningkatan Perilaku Anak Mengenai Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Di TK Dian Ekawati Medan. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat: Universitas Sumatera Utara. Medan.
Purwandari, R., & Ardiana, A. (2015). Hubungan antara perilaku mencuci tangan dengan insiden diare pada anak usia sekolah di Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan, 4(2).
Undang-undang nomor 36 tahun 2009 Pasal 79 tentang Kesehatan Sekolah.
Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Setiawan, I. (2014). Peran Orang Tua Dalam Memotivasi Anak Mencuci Tangan Dengan Benar dan Memakai Sabun Pada Anak Usia Pra Sekolah Di TK Aisyiyah Blimbing Kabupaten Sukoharjo. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kusuma Husada. Surakarta