EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN LALU LINTAS

Main Article Content

Imardiani Imardiani

Abstract

Kejadian gawat darurat biasanya terjadi sangat cepat dan tiba-tiba sehingga sulit diprediksi kapan dan dimana terjadi. Kejadian gawat darurat misalnya adalah kecelakaan yang dapat terjadi kapan dan dimana saja. Menurut data dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan kota Palembang menempati posisi pertama sebagai kota terbanyak terjadinya kecelakaan lalu lintas, dengan korban jumlah kecelakaan mencapai 653, korban meninggal 77, korban luka berat 115, korban luka ringan 758. Sebagai upaya pencegahan lebih lanjut kondisi kegawatdaruratan diperlukan Pertolongan pertama pada kecelakaan (First Aid) pada kecelakaan lalu lintas yang tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, sehingga perlu melihat seberapa parah keadaan korban dan pertolongan apa yang harus segera diberikan terlebih dahulu terutama bagi masyarakat awam sebagai penolong pertama. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Metode yang dilakukan dengan memberikan edukasi menggunakan media booklet tentang pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 28 peserta yang merupakan masyarakat di RT 67 Perumahan Lematang Kel.16 Ulu Palembang. Hasil kegiatan edukasi dapat meningkatkan pengetahuan mayarakat dengan nilai rata-rata pretest 40 poin dan nilai rata-rata posttest 70 poin. Adanya edukasi ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan tapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk memberikan pertolongan secara tepat sesuai kondisi korban dan sesuai prosedur pertolongan korban.

Article Details

How to Cite
1.
Imardiani I. EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN LALU LINTAS. khidmah [Internet]. 2023Apr.14 [cited 2024Feb.28];5(1):65-3. Available from: http://khidmah.ikestmp.ac.id/index.php/khidmah/article/view/442
Section
Articles